Berikut adalah Makhluk-Makhluk gaib yang paling terkenal dan sering dibicarakan oleh orang-orang yang tinggal di dunia barat:
1. Goblins
Mahluk ini banyak di kenal di berbagai dongeng, mahluk kecil dan berbulu ini seringkali lebih tampak nakal daripada menyeramkan. Berbagai legenda megatakan bahwa goblin bersembunyi di hutan, melakukan berbagai kenakalan dan terkadang menggantikan bayi manusia dengan anak mereka.
2. Demons
Salah satu cara paling gampang buat menyebut "roh jahat". Secara umum demon digambarkan sebagai naga kecil yang bisa terbang, dengan kepala yang bisa berputar-putar.
3. Gargoyles
Mahluk ini terkenal berada sebagai salah satu elemen arsitek yang mengerikan dengan fungsi sebagai tempat mengalirkan air hujan sehingga tidak mengganggu bangunan. Secara spiritual, gargoyle digunakan untuk melindungi jemaat gereja dari kekuatan jahat.
4. Zombies
Zombie adalah mahluk yang dihidupkan kembali dari kematian dengan menggunakan sihir gelap (nekromansi) atau mereka yang roh-nya dihisap dari tubuhnya). Seorang ahli ethno botani di Haiti menemukan salah satu obat yang bisa digunakan sehingga membuat orang berada dalma kondisi zombie
5. Werewolves
Biasanya mahluk ini akan tampil normal dan baik-baik saja sampai tiba malam purnama. Mereka adalah manusia yang dikutuk untuk berubah wujud menjadi serigala.
6. Jack of Lanterns
Dibuat dari labu yang diukir menakutkan dan dinyalakan dari dalam. Merupakan taradisi bangsa Celtic dan ditujukan untuk mengusir roh jahat yang berkeliaran di jalanan pada 31 Oktober.
7. Bats
Hewan buta ini ditakuti karena salah satu spesies yang ada memang harus bertahan hidup dengan menggunakan darah mahluk lain, dan terkadang sampai menyerang manusia meggunakan giginya yang tajam.
8. Witches
Di masa lalu para Witch dianggap memiliki kekuatan magis yang dihubungkan dengan dunia alami. Seperti semua agama kuno, mereka dianggap sebagai iblis dan sering harus menderita penyiksaan pada masa awal Gereja di abad pertengahan
9. Ghosts
Dari segi ilmiah, hantu adalah energi yang tertinggal di dunia dan tidak bisa dihancurkan sama sekali. Secara garis besar ada 50% dari masyarakat yang percaya akan adanya hantu.
10. Vampires
Mereka akan menghisap darah anda, dan hidup 'cukup' lama. Mahluk bertaring ini muncul hampir di semua cerita seram di seluruh dunia.
10 Mahluk ghaib yang paling terkenal di dunia Barat
Labels: Monster Misterius
Kerangka Alien bernama Starchid (busyet, gedhe banget)
| |
| |

Beberapa teori menyatakan bahwa kerangka ini hanyalah kerangka seorang anak kecil dengan Hydrocephalus. Beberapa lagi mengatakan bahwa ini hanyalah sebuah kasus anomali atau cacat bawaan pada seorang anak.
Beberapa dokter yang dimintai pendapat juga menyatakan hal yang sama. Namun bagi beberapa kelompok penggemar UFO, tentu saja starchild dianggap sebagai kerangka makhluk ruang angkasa. Apapun yang tergambar di foto ini, yang jelas ini adalah sebuah anomali.
Labels: Monster Misterius
Foto Alien Numpang Jet Tentara di Agentina
CEUFO yang melakukan beberapa tes dan menganalisa foto tersebut menyimpulkan bahwa foto tersebut kemungkinan besar bukan hasil rekayasa. Kelihatannya makhluk ini memiliki paruh seperti bebek, namun struktur tubuhnya berbeda sama sekali.
Sampai saat ini, makhluk aneh ini masih belum berhasil diidentifikasi.
Labels: Monster Misterius
Makhluk aneh berekor cambuk dari Rusia




Labels: Monster Misterius
Monster aneh terdampar di pantai Guinea


Labels: Monster Misterius
Flatwoods Monster : Monster Api dari Braxton
Sebuah foto terbaru yang diambil dari kamera pengawas hutan memperlihatkan adanya satu makhluk di sebuah hutan di wilayah Virginia, Amerika Serikat. Mungkinkah makhluk yang ada di foto itu adalah "Flatwoods Monster" yang pertama kali terlihat pada tahun 1952 ?
Virginia adalah sebuah wilayah dimana penampakan makhluk misterius sering dilaporkan. Mulai dari Mothman, Burung halilintar, Bigfoot, makhluk aneh tidak dikenal hingga UFO. Suatu hari, seorang bernama Frederick B Gerwig mengirim foto ini ke Cryptomundo.com beserta sebuah surat. Foto ini segera beredar luas di internet dan memicu perdebatan yang panjang.
"Ini adalah sebuah foto yang didapat ayahku dari sebuah kamera pengawas hutan yang dipasang sekitar Juli 2005. Kami tidak yakin dengan apa yang terlihat di foto tersebut, namun tampaknya tidak seperti manusia sama sekali. Mungkin saja makhluk itu adalah seorang pemburu atau yang lain. Namun ayahku telah memasang sebuah tanda larangan masuk ke wilayah hutan lindung itu yang berjarak sekitar 400 yard dari Braxton County, West Virginia sehingga tidak mungkin seorang pemburu masuk ke wilayah itu. Proporsi tubuh makhluk itu begitu aneh apabila dibandingkan dengan manusia. Mungkin juga ini adalah sebuah tipuan cahaya. Tentu saja kami juga begitu ingin tahu apa sebenarnya yang terlihat di foto tersebut."
Kamera yang digunakan adalah sebuah kamera murah untuk mencegah pencurian oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mr Gerwig telah mengirim foto tersebut ke berbagai peneliti untuk dimintai pendapat.
perlu diketahui bahwa Braxton County, Virginia barat adalah lokasi laporan tentang penampakan makhluk yang dijuluki Braxton County Monster alias Flatwoods Monster alias Green Monster.
Ceritanya bermula pada tanggal 12 September 1952 pukul 7.15 malam, dua orang kakak beradik bernama Edward dan Fred May beserta seorang teman yang bernama Tommy Hyer (masing-masing berumur 13,12 dan 10 tahun) menyaksikan adanya sebuah obyek terang melintasi langit. Obyek itu kemudian mendarat di tanah milik seorang petani bernama G Bailey Fisher. Mereka segera melaporkan penampakan itu kepada orang tua mereka yang segera mengorganisir sekelompok orang untuk menyelidiki lebih lanjut.
Setelah mereka tiba di tanah pertanian itu, mereka melihat sebuah obyek seperti bola api raksasa setinggi 1,5 meter. Ketika mereka mengarahkan senter mereka, mereka melihat satu makhluk aneh yang mengeluarkan bunyi nyaring dan berisik. Makhluk itu meluncur ke arah mereka namun kemudian berubah arah dan menghilang. Kelompok itu berlarian pulang dengan ketakutan. Setelah hari itu, masih terdapat beberapa laporan yang diterima oleh sheriff dari masyarakat yang mengaku bertemu dengan makhluk yang serupa. 
Setelah penampakan itu, wilayah itu dipenuhi oleh bau hangus selama berhari-hari. Namun jejak makhluk tersebut tidak pernah terlihat lagi. Kejadian selanjutnya yang lebih aneh adalah semua orang yang menjumpai makhluk tersebut menjadi sakit dengan gejala radang tenggorokan, iritasi kulit dan muntah-muntah. Para dokter menyebutkan bahwa gejala tersebut sama dengan gejala orang yang keracunan gas.
Apakah makhluk dalam foto tersebut Monster Flatwoods ? Tentu saja rupa makhluk dalam foto itu sangat berbeda dengan Ilustrasi dari para saksi yang menjumpai Flatwoods Monster, jadi mungkin saja makhluk tersebut adalah makhluk yang lain. Namun apabila kita mengesampingkan teori tersebut, saya mempunyai sebuah teori lain. Coba Lihat tanah di sekitar pohon di foto tersebut. tanah itu menunjukkan adanya daun-daun berwarna merah. Ada kemungkinan bahwa sehelai daun berwarna merah jatuh dari pohon dan terfoto oleh kamera. Dengan pencahayaan yang kebetulan cukup, maka terciptalah gambar Braxton Beast.
Tapi tentu saja yang saya ungkapkan adalah sebuah teori. Masih ada kemungkinan lain....yaitu gambar diatas adalah benar-benar Monster dari Braxton yang legendaris.
Labels: Monster Misterius
Penampakan Naga diatas langit Himalaya

Apabila kita melihat foto tersebut, kita dapat melihat dua objek yang berbentuk badan ular dan tertutupi oleh sisik. Walaupun foto itu tidak menangkap objek tersebut secara lengkap, namun cukup untuk menduga bahwa dua objek tersebut adalah citra dari dua ekor naga raksasa yang sedang terbang diatas langit diantara awan-awan. Foto ini kemudian diposting di forum-forum berita di internet seperti Baidu.com dan Epochtimes.com, dua diantara media terkemuka di Cina. Dan seperti sudah diduga, foto ini menimbulkan banyak diskusi dan perdebatan di dunia maya. Seorang pria berkomentar,"Tidak heran, Cina adalah tanah air dari naga ! Alam sungguh-sungguh misterius."Dalam kebudayaan Cina, Naga adalah makhluk misterius yang diakui turun-temurun sebagai simbol bangsa Cina. Dalam catatan-catatan dinasti kuno Cina, naga dikatakan sering muncul ketika terjadi pergantian dinasti-dinasti di bumi. Apakah makhluk ini benar-benar ada, masih belum ada yang bisa menjawabnya. Namun dalam catatan-catatan Cina kuno, terdapat banyak kesaksian dari orang-orang yang mengaku pernah menyaksikan naga mistik. Salah satu yang paling misterius dari peristiwa yang pernah dicatat adalah peristiwa "naga yang berjatuhan". Tercatat bahwa terkadang masyarakat dapat menyaksikan adanya naga yang jatuh ke tanah dalam kondisi tertentu.
Peristiwa termodern menyangkut peristiwa ini adalah pada Agustus 1944. Seekor naga hitam diberitakan jatuh ke tanah di desa Weizi di halaman rumah keluarga Chen, sekitar 9,4 mil barat laut wilayah Zhaoyuan, di sebelah selatan sungai Mudan di propinsi Heilongjiang. Naga hitam itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Para saksi mata mengatakan bahwa makhluk ini memiliki tanduk di atas kepalanya, sisik yang menutupi seluruh tubuhnya dan memiliki bau seperti ikan yang menarik lalat untuk mengerumuninya.
"Naga Tibet" sepertinya tidak akan berhenti membuat kita bertanya-tanya. Apakah makhluk misterius tersebut benar-benar ada?
Labels: Monster Misterius
Monster Montauk Kedua Ditemukan di Long Beach
Pada Juli 2008, satu bangkai misterius tersapu ombak ke pantai Montauk, sebuah distrik di New York. Penemuan itu segera menjadi headline di berbagai media utama di Amerika. Identitas makhluk tersebut masih menjadi kontroversi dan perdebatan. Sekarang, setelah hampir satu tahun, satu bangkai misterius mirip dengan bangkai Montauk terdampar di pantai Long Island, juga di New York.
Bagi yang belum pernah mendengar Monster Montauk, inilah kisahnya :
Pada tanggal 23 Juli 2008, sebuah surat kabar lokal di Montauk, The Independent melaporkan bahwa seorang penduduk lokal bernama Jenna Hewitt (26 tahun) bersama 3 temannya menemukan seekor makhluk aneh pada tanggal 12 Juli di Pantai Ditch Plains, 2 mil dari distrik tersebut. Hewitt mengatakan, "Kami sedang mencari tempat untuk duduk ketika kami melihat beberapa orang sedang berkerumun melihat sesuatu...kami tidak tahu apa itu..." Hewitt mengambil beberapa foto dari mahkluk tersebut.


Seorang saksi lainnya mengatakan bangkai tersebut seukuran seekor kucing. Spekulasi yang berkembang menyebutkan bahwa bangkai tersebut adalah seekor kura-kura tanpa cangkang. Namun teori ini segera dibantah karena cangkang tidak bisa dicabut tanpa merusak punggung kura-kura. Lagi pula kura-kura tidak memiliki gigi seperti yang terlihat di foto. Fox News pernah menayangkan berita yang menyebutkan bahwa bangkai itu adalah seekor Capibara. Sedangkan Larry Penny, direktur East Hampton Natural Resource menyimpulkan bahwa bangkai tersebut adalah seekor rakon yang kehilangan rahang atas. Kesimpulan ini didukung oleh beberapa ilmuwan seperti Jeff Corwin dan Darren Naish. Spekulasi yang lebih jauh bahkan menyebutkan bahwa makhluk tersebut adalah makhluk hasil eksperimen dari Plum Island Animal Disease Center. Sedangkan Plum Island Animal Disease Center menyimpulkan bahwa bangkai tersebut adalah seekor anjing boxer yang dimutilasi.
Para saksi yang melihatnya entah kenapa bersepakat untuk merahasiakan lokasi penemuan bangkai tersebut. Satu-satunya sumber yang beredar adalah foto yang diambil oleh Hewitt. Nama Monster Montauk pertama kali diberikan oleh Kriptozolog terkenal Loren Coleman. Sejak saat itu Monster Montauk mendunia.
Pada Mei 2009, The National Post melaporkan bahwa pemilik situs www.montauk-monster.com telah menemukan bangkai lainnya. Nicky Papers yang mengelola website tersebut mengatakan bahwa ia dihubungi oleh sepasang suami istri pada tanggal 5 Mei yang mengatakan bahwa mereka mungkin menemukan bangkai monster montauk lagi di North Fork, Long Island, masih di wilayah New York.
Papers kemudian melakukan perjalanan untuk melihat bangkai tersebut. "Makhluk itu berbau seperti sampah busuk." Tulis papers. "Baunya sungguh menyengat, kemudian saya segera mengambil foto bangkai tersebut." Bangkai itu disimpan didalam lemari pendingin oleh pasangan suami istri tersebut. Papers percaya bahwa makhluk tersebut berhubungan dengan Plum Island Animal Disease Center dan merupakan hasil dari eksperimen biologi dan bahkan membawa virus H1N1.
Labels: Misteri, Monster Misterius
Legenda Bigfoot (Manusia Raksasa Berbulu)
Makhluk itu tidak pernah ditemukan secara meyakinkan. Yang ada hanyalah cerita dan foto-foto kabur yang masih dipertanyakan keasliannya. Tapi mengapa mitos dan legenda mengenai makhluk serupa kera besar itu hadir mendalam di berbagai kebudayaan?
Makhluk besar berbulu yang berjalan seperti manusia itu disebut-sebut bersembunyi di hutan-hutan atau wilayah yang sulit kita jangkau. Di Amerika utara mereka disebut Bigfoot atau Sasquatch. Di Asia, terutama kawasan Himalaya, mereka dikenal dengan Yeti atau manusia salju yang mengerikan. Di Amerika Selatan, kawasan Amazon, ada sebutan Mapinguari, sedang di Australia julukannya adalah Yowie.
Benarkah makhluk-makhluk itu ada di alam nyata? Seorang Sherpa tua di Himalaya pernah berkata, “Yeti itu ada di balik pikiran semua manusia, hanya mereka yang diberkatilah yang tidak dihantui makhluk itu.”
Ada atau tidak, yang jelas banyak kebudayaan memiliki cerita tentang manusia berbulu. Penampakan mereka di Amerika Utara dan Asia sudah dibicarakan sejak awal tahun 1800-an. Walau sudah banyak cerita, foto, dan jejak kaki mereka, namun sejauh ini belum pernah ada bukti ilmiah bahwa mereka ada. Tidak pernah ditemukan kotorannya, tulang belulangnya, serta tubuhnya, hidup atau mati.
Laporan mengenai bigfoot yang pertama didokumentasikan adalah jejak yang ditemukan seorang pedagang Kanada tahun 1811. Nama bigfoot (kaki besar) kemudian dikenal luas setelah adanya laporan media mengenai jejak kaki besar yang ditemukan di Bluff Creek, California, tahun 1959. Sedangkan foto bigfoot paling terkenal diambil tahun 1967 walau masih diperdebatkan keasliannya.
Baru-baru ini, para pencari bigfoot seolah mendapat harapan baru ketika rambut bigfoot ditemukan penduduk Teslin di Yukon. Mereka mengklaim menemukan rambut tersebut di sekitar jejak-jejak besar yang ditinggalkan makhluk setinggi 3 meter, serupa manusia, yang terlihat di halaman rumah mereka awal bulan ini.
Para ahli genetik dari University of Alberta kemudian menguji DNA rambut itu untuk mencari tahu siapa pemiliknya. Para peneliti sesungguhnya menduga rambut itu berasal dari beruang atau bison yang umum dijumpai di Yukon. Namun bila yang ditemukan itu ternyata sesuatu yang baru, kita mungkin semakin dekat pada pengungkapan misteri bigfoot. Adapun hasil penelitian tersebut sudah diumumkan minggu lalu.
Namun itu nanti dulu. Apapun hasil penelitian Universitas Alberta, mitos mengenai bigfoot sepertinya tidak butuh fakta ilmiah untuk selalu menarik perhatian orang.
Mitos atau benar ada?
Bigfoot adalah sesuatu yang nyata bagi mereka yang mengaku pernah melihatnya. Tapi opini ini terbagi dua. Sebagian orang meyakini bigfoot sebagai makhluk berdarah daging, sementara lainnya – termasuk suku-suku asli di Amerika – mempercayainya sebagai makhluk halus yang menampakkan diri kepada manusia di saat terjadi kesusahan.
Ralph Gray Wolf, seorang anggota suku Indian Athapaska dari Alaska, mengatakan, sasquatch menampakkan diri untuk membantu kelompok yang sedang menghadapi masalah. Mereka membawa pesan perlunya suatu perubahan.
Hal yang sama juga ditemukan di Inggris, berkait dengan legenda yang sudah terdengar sejak berabad-abad. Dua tahun lalu beberapa peneliti mengadakan ekspedisi ke Danau Bolam, dekat Newcastle. Mereka menelusuri penampakan makhluk tinggi besar dan gelap yang didengung-dengungkan sejak 18 bulan sebelumnya. Pada suatu hari di tepian danau yang rimbun, enam orang dari kelompok itu akhirnya melihat apa yang mereka sebut sebagai Beast of Bolam.
“Apa yang mereka lihat bukanlah bigfoot atau sasquatch. Ia adalah sosok kabur di pepohonan, dan lebih mirip hantu daripada makhluk berdaging. Lagipula, andai makhluk itu berdaging, Inggris bukanlah tempat yang cocok bagi mereka,” kata Richard Freeman, dari Centre for Fortean Zoology, yang salah satu temannya menjadi saksi penampakan tersebut.
Hal itu membuatnya yakin, legenda-legenda mengenai bigfoot – juga Manusia Besar Kelabu dari Ben MacDhui di Skotlandia dan Raja Kelabu di Wales – sesungguhnya adalah makhluk paranormal. “Mereka bukan hantu atau jiwa makhluk yang sudah mati. Saya kira mereka lebih kompleks dari itu.”
Dalam perjalanannya sebagai pemburu monster profesional, Freeman telah berkelana di seluruh dunia mengumpulkan cerita dan petunjuk mengenai makhluk-makhluk misterius. Ia menemukan di banyak kebudayaan, ada type makhluk yang selalu muncul. Ia menyebutnya sebagai model umum monster internasional, yang di antaranya adalah naga beserta reptil raksasa lain, makhluk kera besar seperti sasquatch dan yeti, orang-orang kerdil seperti orang pendek dan kurcaci, burung raksasa, serta anjing dan kucing jadi-jadian.
“Mungkin monster-monster ini serupa dengan makhluk-makhluk yang ditemui leluhur kita. Persepsi leluhur mengenai makhluk itulah yang tersisa dalam pikiran kita. Nah, dalam kondisi tertentu, makhluk itu seolah muncul di hadapan kita.”
“Makhluk dalam pikiran itulah yang sebenarnya sering muncul. Bila kita mempercayai keberadaan sesuatu, maka apa yang kita lihat seringkali mewujud sebagai apa yang kita yakini,” kata Freeman.
Sebagai contoh, dalam percobaan di Loch Ness, para peneliti mengapungkan sebatang kayu di danau yang dikenal dihuni monster itu. Kayu diletakkan sore hari ketika sekelompok wisatawan berkunjung. Hasilnya, sebagian besar pengunjung yakin telah melihat Nessie, sang penghuni danau!
Orang-orang itu sepertinya sudah memiliki keyakinan tentang keberadaan monster, sehingga mudah bagi mereka mengatakan, “Saya melihat Nessie, atau bigfoot, atau Yeti,” ketika mereka melihat sesuatu.
Nah, mengenai penampakan sasquatch terakhir di Yukon, hasil penelitian laboratorium menunjukkan bahwa bulu yang ditinggalkan sang monster ternyata adalah bulu bison. Tapi seperti kejadian-kejadian sebelumnya, cerita dan penampakan bigfoot diperkirakan bakal terus muncul. Pencarian akan terus berlangsung. Dan kebenaran mengenai keberadaannya akan tetap tersimpan di mata mereka yang pernah melihatnya.
Labels: Misteri, Monster Misterius